Selasa, 20 April 2021 | 16:30:45 WIB

Sebuah Club Malam Gelar Kerumunan Orang, Tanpa Protap Covid-19

Rabu, 3 Maret 2021 | 07:54 WIB
Sebuah Club Malam Gelar Kerumunan Orang, Tanpa Protap Covid-19

Sejumlah pengunjung club malam di kota Ternate tidak menggunakan masker saat berkerumunan. (FOTO: EMPY/LINDO)

TERNATE, LINDO - Sebuah club malam Qibet yang bertempat di kota Ternate menggelar kegiatan yang melibatkan kerumunan massa ditengah situasi negara yang sedang melanda musibah.

Kendati Covid-19 terus merajalela di kehidupan sosial masyarakat kota Ternate. Namun tidak membuat sebuah club malam bernama Qibet tetap saja melangsungkan bisnisnya. Hal itu terlihat ketika sejumlah awak media mengunjungi club tersebut pada Minggu (28/02/2021) malam.

Berdasarkan pantauan media, didalam Qibet itu, tampak kerumunan orang yang masuk didalam Club mentereng di kota Ternate itu tanpa menggunakan masker. Bahkan, ratusan orang bergoyang badan saling berhimpitan tanpa mengindahkan protokol Covid-19. Himbauan tegas yang dikeluarkan oleh pemerintah soal betapa bahayanya Covid-19, terkesan tidak dipatuhi oleh pihak pengelola tempat hiburan malam.

Yang lebih parah lagi, dibalik kondisi kerumunan tersebut, terdapat sejumlah orang yang tidak mengenakan masker. Mereka begitu bebas langgeng tanpa memikirkan keselamatan diri dan juga keselamatan orang disekitarnya.

Tepat pada pukul 02.30 Wit, dini hari, Club Qibet didatangi oleh pihak Kepolisian Polda Maluku Utara dari Derektorat Reserse Narkoba. Pada ditengah kerumunan itu, kemudian ratusan pengunjung club diperiksa oleh polisi. Mereka diperiksa dengan alasan tidak mengedarkan maupun memakai narkoba didalam tempat hiburan malam.

Sementara menurut Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Ternate, Arif Gani ketika ditemui awak media, menyatakan pihaknya sudah menyurat pada semua pelaku usaha, terkait dengan ijin untuk kembali menjalankan aktifitas usahanya.

Surat dilayangkan Satgas Covid itu menurut Arif, bertujuan melakukan aklerasi dan optimalisasi jasa perdagangan, guna menjaga kestabilan ekonomi masyarakat khususnya ekonomi di wilayah kota Ternate.

Kendati demikian masih pendapat Arif, adanya batasan-batasan tertentu yang harus dipatuhi oleh pihak pengusaha selama menjalankan usahanya.

"Hal ini dikarenakan kita masih dalam masa pandemi covid-19, sehingga harus benar-benar diperhatikan oleh para pelaku usaha dimaksud," ungkapnya.

Lebih lanjut kata Arif, menyangkut informasi adanya salah satu tempat hiburan malam yang kian melakukan aktifitas hingga pukul 04.00 Wit.

"Hal itu akan kami tindak sesuai dengan peraturan yang berlaku," tutup Arif.


EMPI

Berita Terkait