Selasa, 22 Juni 2021 | 08:41:51 WIB

Masjid Nurul Fatah, Akan Di Bongkar Usai Lepas Lebaran Idul Fitri

Jum'at, 5 Maret 2021 | 15:13 WIB
Masjid Nurul Fatah, Akan Di Bongkar Usai Lepas Lebaran Idul Fitri

Gambar Mesjid Nurul Fatah Yang Akan Di Bangun

LINDO TERNATE - Pembangunan Masjid Nurul Fatah kelurahan Bastiong Karance Kota Ternate Selatan, akan di adakan pembongkaran usai lepas lebaran idul Fitri. 

Wakil ketua panitia mesjid Nurul Fatah  Arsyad, saat di konfirmasi awak media, Rabu (04/03/2021), mengatakan, bahwa mesjid Nurul Fatah seolah-olah tidak bisa lagi untuk di bangun baru, karena sudah terjadi dua kubu yang berbeda. 

Namun, kata Arsyad, hati, pikiran dan perasaan ini telah hancur berkeping-keping, ketika nama mesjid menjadi topik pembahasan di tengah-tengah masyarakat, antaranya suka dan tidak suka. 

"Suka dan tidak suka inilah yang menjadi polemik, sehingga titik temu  dalam membela mesjid belum bisa di temukan," ucap Arsyad. 

Sambungnya, "Padahal dari awal semua masyarakat merespon ketika pembongkaran mesjid, agar mesjid harus di bangun baru, karena mesjid Nurul fatah memiliki nilai Historis dan sejarah kesultanan di moloku kieraha," ucapnya. 

Oleh sebab itu, menurut Arsyad, melihat dari kondisi FISIK mesjid yang sudah puluhan tahun dan mulai rapuh karena termakan usia. 

"Saya akan maju kedepan sebagai motor penggerak dalam mengambil kebijakan demi membela, meskipun saya harus hadapi dengan berbagai macam rintangan dan tantangan, tapi saya tetap bersabar menjalani sampai  terbentuklah kepanitiaan," ujarnya. 

Lanjut Arsyad, karena dengan dasar inilah yang menjadi kekuatan hukum untuk bisa merubah bentuk FISIK mesjid  yang sudah rapuh. 

"Kami pun berjalan mengurus segala kebutuhan yang terkait dengan kepentingan mesjid, di atas dasar Kepanitiaan yang sudah terbentuk sesama masyarakat, dalam bentuk kepanitian adalah, ketua panitia,Hi Wahda Zainal Imam, wakil ketua, Arsyad, sekertaris Hi Ruslan Abdulah, bendahara satu, Abdul Kadir dan bendahara dua Mahmud Hi Jabar," sebutnya.

Arsyad bilang, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan kedua imam di kelurahan Bastiong karance, semuanya berjalan lancar dan aman tanpa kendala apa-apa, bahkan dari utusan panitia sudah mempresentasikan dan memperlihatkan RAB dan Gambar mesjid tesebut.

"Kami akan bangun dengan dana awal senilai 3 Milyar, dan belum termasuk penyumbang lainnya yang sudah mengambil bagian untuk menanggulangi Tiang, Tehel, Qubah, semen, batu, pasir dan lain sebagainya," tandasnya. 

"Jadi kalau di akumulasi dari jumlah dana 3 Milyar dengan Donasi dari penyumbang, maka sesuai hasil presentasi dari tim perencanaan Teknis pembangunan mesjid Nurul Fatah kelurahan Bastiong karance bisa diselesaikan dan sudah dapat di gunakan lantai pertama dalam jangka waktu enam bulan di hitung sejak di mulainya pembongkaran," jelasnya kembali. 

Lebih lanjut di katakan, dari penjelasan itulah kedua imam mesjid dapat mengerti dan tidak keberatan jika mesjid Nurul Fatah harus di bongkar.

"Dari hasil persetujuan kedua imam itulah, maka panitia membuat undangan rapat internal yang melibatkan tokoh masyarakat dan badan Syara pada tanggal 5 Pebruari 2021 tepatnya pukul 8.30 wit bertempat di Sekretariat panitia pembagunan mesjid," ungkapnya. 

"Dalam rapat tersebut sesuai agenda, ada dua pokok yang sangat penting untuk dibahas yakni pembacaan syukuran atau tahlil dan pendistribusian kalender atau almanak," tutupnya.

(EMPY)

Berita Terkait