Selasa, 20 April 2021 | 18:00:38 WIB

BPD Meminta Kejelasan Desa Akelamo Kao Diikutsertakan pada Pilkades 2021

Minggu, 7 Maret 2021 | 20:56 WIB
BPD Meminta Kejelasan Desa Akelamo Kao Diikutsertakan pada Pilkades 2021

Ketua BPD Akelamo Kao tua, Rijal Bambang. (FOTO: ALDY/LINDO)

HALUT, LINDO - Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Akelamo Kao Rijal Bambang, meminta kejelasan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Utara.

Sebab selama ini kata dia, Desa Akelamo Kao hanya dijadikan obyek sengketa tapal batas Halut-Halbar, namun tidak punya kejelasan hukum tetap," ungkapnya.

Ichal, sapaan akrabnya menambahkan, selama ini hanya diberikan janji manis oleh Pemda Halut, bahwa Desa Akelamo Kao pada tahun 2021 akan diikutsertakan pada pilkades serentak, namun kenyataannya, Kepala Dinas PMD Halmahera Utara menjelaskan bahwa, Desa Akelamo Kao tidak akan diikutsertakan pada pilkades karena berbagai alasan.

Sedangkan, Desa Akelamo Kao yang selama ini diketahui telah memiliki nomenklatur desa digunakan oleh Desa Akelamo Cibok hingga saat ini, padahal Akelamo Cibok adalah desa baru paskah pecahnya desa Akelamo Kao Halut dan Halbar.

“Jadi pergantian Pjs kades adalah bentuk pengalihan konsentrasi publik agar masyarakat diam dan tidak ngotot untuk melaksanakan pilkades pada tahun ini,” ujarnya.

Permasalahan pinjam pakai nomenklatur dari desa Akelamo Kao ke Akelamo Cibok itu tidak sesuai regulasi. Apalagi DD dikelolah oleh Desa Akelamo Cibok bukan Desa Akelamo Kao Induk, ini adalah kesalahan Pemda yang tidak berfikir efek dari kebijakan tersebut.

"Disisi lain kami menganggap bahwa ada permainan antara Camat Kao Teluk dan DPMD sehingga persoalan ini di pelihara, namun kami akan menyurati ke Kemendagri untuk meninjau lokasi penggunaan Dana Desa (DD) karena tidak sesuai dengan letak desa yang terdaftar pada kemendagri," tutupnya.

ALDy M

Berita Terkait