Selasa, 22 Juni 2021 | 09:15:55 WIB

Menaker Ida Fauziyah Dinilai Tidak Inovatif Tangani THR

Rabu, 21 April 2021 | 17:02 WIB
Menaker Ida Fauziyah Dinilai Tidak Inovatif Tangani THR

(FOTO : ISTIMEWA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Langkah Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah kembali meluncurkan Posko Tunjangan Hari Raya (THR), mendapatkan kritikan tajam dari Aktivis Buruh, yang dinilai Aktivis Buruh tidak kreatif dan inovatif dalam menangani persoalan – persoalan yang dihadapi buruh/pekerja.

 

"Selama Ida Fauziyah menjadi menteri, pendirian Posko THR itu tidak jelas manfaatnya bagi sebagian buruh.  Menteri ini hanya melakukan kegiatan copy paste dari kegiatan  menteri – menteri sebelumnya," kata Wakil Ketua Umum DPP Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum (FSP KEP) KSPI, Sahat Butar – Butar, di Jakarta, Selasa (20/4/21).

 

Pada era digitalisasi saat ini lanjutnya, tidak diperlukan lagi pendirian posko secara fisik dalam menangani masalah yang dihadapi buruh/pekerja. Akibatnya, kehadiran posko itu tidak tidak jelas manfaatnya bagi buruh yang bermasalah soal THR dan kesejahterannya. “Yang diinginkan buruh itu adalah THR diterima, tepat waktu sesuai aturan,” ujar Sahat.

 

Untuk memastikan hak buruh/pekerja soal THR  itu diterima adalah dengan menggunakan teknologi virtual. Dan hal itu tidak perlu menunggu berdirinya posko THR, tetapi dapat dilakukan oleh buruh sejak jauh – jauh hari. Apalagi posko itu diadakan waktunya  pada bulan puasa.

 

Sehingga kata Sahat, jika pun ada pengaduan ke posko itu, kemungkinan penyelesalian kasusnya telah lewat hari raya. Padahal yang penting bagi buruh adalah THR itu diterima sebelum hari raya, sesuai diberikannya tunjangan kesejahteraan keagamaan itu.

 

Sehingga pendirian posko THR tahun ini, menurut Sahat menunjukan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah tidak punya konsep jelas yang memastikan hak pekerja soal THR diterima pekerja tepat waktu. Apalagi saat pandemic Covid-19 yang membuat keadaan pekerja terpuruk.

 

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah sebagaimana rilis Humas Kemnaker, meluncurkan posko THR tahun 2021. Disebutkan, Posko THR 2021 ini bertujuan memberikan pelayanan informasi, konsultasi, maupun pengaduan atas pelaksanaan pembayaran THR.

 

Menaker Ida menjelaskan, Posko THR ini memberikan beberapa akses pelayanan yang bisa dimanfaatkan para pekerja/buruh, pengusaha, maupun masyarakat umum. Di antaranya layanan secara luring (offline) di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) Kemnaker di Jalan Gatot Subroto Kav. 51 Gedung B Lantai 1 Jakarta Selatan. Layanan tatap muka ini dilakukan dengan tetap memperhatikan prosedur/protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19. (ARMAN R)

 

Berita Terkait