Kamis, 04 Juni 2020 | 06:53:15 WIB

BP3TKI Semarang Terima Penghargaan WBK 2017

Rabu, 3 Januari 2018 | 19:53 WIB
  • (FOTO : HUMASBNP2TKI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Semarang menerima penghargaan predikat pembangunan zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2017 lalu.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN RB), 12 Desember 2017 lalu di Jakarta.

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala BP3TKI Semarang, Suparjo, dan dihadiri Wakil Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarif dan Inspektur Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Firdaus Zazali.

“BP3TKI Semarang adalah salah satu dari enam Satuan Kerja (Satker) BNP2TKI yang ditunjuk sebagai zona integritas. Penghargaan ini kami terima langsung dari Menteri PAN RB, Asman Abnur di salah satu hotel di Jakarta, 12 Desember lalu. Hadir waktu itu Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif dan Inspektur BNP2TKI, Firdaus Zazali” jelas Suparjo.

Dalam zona integritas lanjutnya, yang harus dilakukan BP3TKI Semarang adalah bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pencegahan korupsi.

BP3TKI Semarang kata Suparjo, selalu melakukan sosialisasi kepada stakeholders terkait dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dan pencegahan korupsi. 

BP3TKI Semarang membawahi tiga wilayah Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) non struktural yaitu P4TKI Cilacap, Pemalang dan Pati.

"Adapun dari segi administrasi pemerintahan, BP3TKI Semarang melaksanakan pelayanan untuk 35 Kabupaten/Kota dengan rata-rata jumlah penempatan TKI sebanyak 49 ribu orang TKI per tahun," ungkap Suparjo.

Ia menambahkan, sosialisasi peningkatan kualitas pelayanan publik dan pencegahan korupsi kepada pelaku penempatan (PPTKIS) serta stakeholders terkait selalu dilakukan.

Menurutnya, BP3TKI Semarang telah melakukan enam area perubahan yang meliputi manajemen perubahan, penata tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kerja dan penguatan pengawasan.

Sementara itu, Kabag Humas BNP2TKI Servulus Bobo Riti menyatakan, penghargaan WBK kepada BP3TKI Semarang tahun 2017, merupakan bentuk pengakuan atas kinerja pelayanan publik dari salah satu unit pelaksana teknis di daerah.

Servulus menegaskan, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid, selalu menunjukan posisinya yang tegas terkait pentingnya bagi seluruh Sumber Daya Manusia (SDM), baik struktural maupun fungsional untuk tidak pernah berhenti melakukan terobosan pelayanan teknis kepada calon TKI dan mitra kerja yang mudah, murah, tepat dan berorientasi pada pencapaian optimal di lingkungan BNP2TKI.

"Penghargaan ini hendaknya menginspirasi UPT lainnya sebagai ujung tombak BNP2TKI dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi TKI dan pihak terkait lainnya," ujar Servulus. (ARMAN R)