Kamis, 13 Agustus 2020 | 18:17:01 WIB

Dubes Lebanon Sambut Satgas Maritim TNI XXVIII-K/UNIFIL

Minggu, 30 September 2018 | 21:21 WIB
  • TIBA DI LEBANON, DUBES LBBP RI UNTUK LEBANON ACHMAD CHOZIN CHUMAIDY SAMBUT KEDATANGAN SATGAS MARITIM TNI XXVIII-K/UNIFIL KRI SULTAN HASANUDDIN-366. (FOTO: Pen Satgas MTF XXVIII-K/UNIFIL/LINDO)

LEBANON, LINDO - Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk Lebanon Achmad Chozin Chumaidy menyambut kedatangan Satgas Maritim XXVIII-K/UNIFIL KRI Sultan Hasanuddin-366 yang baru saja tiba, Kamis (27/9) di Port of Beirut, Lebanon

Dalam kesempatan tersebut, Dubes RI didampingi  Komandan Kontingen Garuda TNI UNIFIL, Kolonel Murbianto Adhi Wibowo, Chief of Staff MTF UNIFIL Kolonel Wasis Priyono, Wakil Komandan Sektor Timur, Kolonel Iwan Sumantri, Atase Pertahanan RI Cairo Kolonel Kemas Ikhwan Madani dan para Dan Satgas Kontingen Garuda TNI UNIFIL memberikan pengarahan kepada prajurit satgas.

 Dalam pengarahannya, Dubes RI menyampaikan ucapan selamat datang kepada KRI Sultan Hasanuddin 366 di Lebanon. Menurutnya, tugas KRI Sultan Hasanuddin-366 di Lebanon ini adalah tugas yang mulia, tugas negara dalam melaksanakan amanat konstitusi, UUD 1945 yaitu menjaga perdamaian dunia.

"Tidak semua pasukan dapat terpilih untuk mengemban tugas mulia ini. Ini adalah merupakan kepercayaan dan penghormatan negara kepada KRI Sultan Hasanuddin-366," ujarnya.

Lebih lanjut Dubes menyampaikan bahwa saat ini ada 10 kontingen pasukan Perdamaian PBB yang dikirim pemerintah Indonesia ke beberapa negara di dunia. Dari 10 misi tersebut, hanya di Lebanon pemerintah Indonesia mengirimkan TNI AL dengan KRI-nya.

"Kesempatan ini tentunya, tidak boleh kita sia-siakan. Pemerintah Indonesia akan terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme pasukan, untuk mengemban misi perdamaian, khususnya di Lebanon," tambahnya.

Menurutnya, Lebanon bagi bangsa dan masyarakat Indonesia adalah sahabat yang telah lama ada di hati masyarakat Indonesia. Hubungan persahabatan Indonesia-Lebanon memiliki akar kesejarahan kebangsaan yang panjang. Sejak tahun 1947 Lebanon merupakan Negara ke-3 yang mengakui dan mendukung kemerdekaan RI.

Kehadiran Pasukan Kontingen Garuda TNI UNIFIL khususnya KRI Sultan Hasanuddin-366 sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon sungguh sangat strategis.

"Kami berharap semoga Lebanon tetap aman, damai, dan Lebanon akan bangkit kembali menjadi negara yang kuat, sejahtera, maju dan mandiri. Banggalah sebagai Prajurit TNI AL, jaga dan kibarkan merah putih dimanapun saudara berada, jaga dan sematkan Garuda di dada kita. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua dalam menjalankan misi yang mulia ini, " ujar Dubes diakhir pengarahannya.

Satuan Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si , bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.  (Pen Satgas MTF XXVIII-K/UNIFIL)