Senin, 21 September 2020 | 13:55:50 WIB

Endo dan Watanabe Dikejutkan Ganda Putra Jerman

Kamis, 22 Agustus 2019 | 07:32 WIB
  • Reaksi ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo (kanan) dan Yuta Watanabe, setelah tersingkir dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. (Foto: AFP/Wang Zhao/Medcom/Lindonews)

BASEL, LINDO - Ganda putra Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel, memberikan kejutan di babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Mereka menyingkirkan wakil Jepang yang juga unggulan kelima, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.
 
Dalam laga yang berlangsung pada Rabu, 21 Januari, Lamsfuss/Seidel menyingkirkan Endo/Watanabe lewat rubber game 21-17, 20-22, dan 21-19. Mereka membutuhkan waktu satu jam sembilan menit untuk lolos ke 16 besar.
 
Game pertama berlangsung ketat dengan kedua pasangan saling kejar-mengejar angka. Pada akhirnya, Endo/Watanabe berhasil unggul 9-11 pada interval.

Setelahnya, pertandingan masih berjalan ketat dan kedua pasangan bahkan sempat bermain imbang 14-14. Tapi, Lamsfuss/Seidel mendapatkan momentum dan menjauhi Endo/Watanabe hingga akhirnya menang dengan skor 21-17.
 
Pada game kedua, Endo/Watanabe mulai menguasai angin di lapangan dan tidak membiarkan Lamsfuss/Seidel mendapatkan momentum. Hasilnya, mereka mampu unggul tipis 10-11 pada interval.
 
Selepas itu, Endo/Watanabe terus menggempur pertahanan Lamsfuss/Seidel dan tidak membiarkan wakil Jerman itu mengejar skor. Akhirnya, game kedua menjadi milik Endo/Watanabe setelah menang dengan skor 20-22.

Pada game ketiga, Lamsfuss/Seidel mengambil inisiatif serangan. Setelah unggul tipis 7-6, wakil Jerman itu mencetak empat angka beruntun untuk menutup interval dengan skor 11-6.
 
Sesudahnya, permainan Lamsfuss/Seidel sempat menurun dan membuat Endo/Watanabe mengejar skor menjadi 15-14. Namun, wakil Jepang itu gagal memanfaatkan momentum dan melakukan kesalahan sendiri hingga akhirnya Lamsfuss/Seidel menutup game penentu dengan kemenangan 21-19.
 
Pada babak 16 besar, Lamsfuss/Seidel akan menghadapi pemenang duel antara Liu Cheng/Zhang Nan (Tiongkok) dan M.R. Arjun/Ramchandran Shlok (India).

MEDCOM