Senin, 21 September 2020 | 13:32:33 WIB

KPAI Dukung Beasiswa Para Bulu Tangkis

Minggu, 8 September 2019 | 21:06 WIB
  • Audisi Beasiswa Bulu Tangkis PB Djarum 2018 di Balikpapan. (FOTO: PB Djarum/MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menekankan pihaknya mendukung beasiswa bulu tangkis oleh PB Djarum. KPAI sangat mendukung pengembangan serta minat anak.
 
"KPAI tidak terbesit niat untuk menghentikan audisi, kami justru mendukung bagaimana audisi dan pengembangan bakat dan minat anak di bidang bulu tangkis terus berlanjut agar prestasi anak terus tumbuh dan membanggakan Indonesia ke depan," kata Susanto di Jakarta, Minggu, 8 September 2019.
 
Susanto menegaskan pihaknya meminta PB Djarum tidak menggunakan merek produk tembakau. Hal ini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Susanto memaparkan aturan itu menyebut penyelenggaraan audisi tidak boleh menggunakan nama merek, logo, termasuk brand image produk tembakau. "Jadi peraturan pemerintah telah melarang. KPAI hanya menjalankan tugas agar peraturan tersebut ditaati oleh semua pihak," tegas Susanto.
 
Dia menyebut untuk meluruskan masalah ini pihaknya segera menggelar jumpa pers pada Selasa, 10 September 2019.
 
PB Djarum resmi menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis pada 2020 mendatang. Langkah itu diambil usai ada tekanan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menganggap Djarum mengeksploitasi anak untuk mempromosikan produk rokok.
 
KPAI menganggap logo dan warna yang digunakan dalam audisi umum beasiswa bulu tangkis tidak lepas dari brand image produk rokok Djarum. KPAI meminta Djarum menghilangkan unsur yang berkaitan dengan brand rokok tersebut.
 
"Pada audisi kali ini juga saya sampaikan sebagai ajang untuk pamit sementara waktu, karena di tahun 2020 kita memutuskan untuk menghentikan audisi umum," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.

MEDCOM