Jumat, 05 Juni 2020 | 19:35:18 WIB

Program Tanaman Salada Hidroponik Siap Menjawab Ekonomi Masyarakat

Selasa, 10 Maret 2020 | 15:27 WIB
  • Maghfira Djafar. (Foto: Aldy/Lindo)

HALBAR, LINDO - Program tanaman hidroponik (air dan tanaman) yang digalakan oleh masyarakat desa Soakonara, kecamatan Jailolo, kabupaten Halmahera Barat pada tahun 2019 yang lalu siap menjawab ekonomi masyarakat di tahun 2020 ini.

Program penanaman sayuran salada dengan cara menanam sistem hidroponik di tahun 2019 saat itu idenya dari salah satu tokoh perempuan Halbar yaitu Maghfira Djafar.

Wanita usia 37 tahun kelahiran Manado itu sangat peduli soal lingkungan dan ekonomi masyarakat desa Soakonora. Bagaimana tidak, wanita yang sering disapa Fira itu mengaku bahwa tanaman hidroponik saat ini sangat diminati oleh masyarakat Halbar, terutama kaum ibu-ibu.

Menurutnya, tanaman sayuran menggunakan sistem hidroponik sangat mudah untuk dikelola oleh masyarakat, karena sayuran maupun buah-buahan yang tanam menggunakan media hidroponik adalah air dan nutrisi.

"Selain dua sistem itu, ada juga media pendukung lain yang membantu dalam proses pembuatan penanaman hidroponik yaitu rotwool (jenis bahan berbentuk busa), netpoot (pot), sterofoom (bahan dari gabus), paralon, kran, mesin aquarium, dan penampungan air, wik (talangan) dan jaring net hidroponik," kata Fira.

Dalam penjelasannya, Fira mengakui bahwa penanaman menggunakan sistem hidroponik harus mengukur kadar air, yang akan digunakan dalam penamam hidroponik.

"Sedangkan penggunaan takaran air harus dilihat dari zat asamnya tinggi atau rendah. Kalau zat asam tinggi maka air tersebut harus diturunkan, kalau kadar PPM menurun maka dinaikan dengan cara menggunakan media campuran atau dengn cara manual," ujarnya.

Selain itu dalam pengukuran nutrisi dalam penanaman sayuran salada harus menggunakan alat TDS atau PPH untuk mengukur nutrisi dalam sebuah penampungan air.

"Jika hal itu bisa di penuhi maka dipastikan tanaman sayuran dan buah-buahan bisa tumbuh segar dan nutrisi," tandasnya.

Dalam keterangannya Fira mengungkapkan bahwa untuk penanaman jenis hidroponik tersebut ialah
sayuran salada, pak coi, beby sawit, dan sayuran lainnya.

"Kalau buah-buahan itu bermacam-macam bisa tanam tomat, rica, ketimun, lobak, labu, kacang panjang boncis dan lain-lain," paparnya.

ALDY