Rabu, 15 Juli 2020 | 04:56:33 WIB

167 Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan Ke-58 Resmi Jadi Anggota Kolat Merpati Putih

Senin, 16 Maret 2020 | 10:46 WIB
  • (FOTO : BAGPENSESKOAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., selaku Pembina Merpati Putih Cabang Khusus Dharma Wiratama Seskoal, memimpin acara Penerimaan 167 Anggota Baru Kolat Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-58 Merpati Putih Cabang Khusus Dharma Wiratama Seskoal, di Lapangan Apel Laut Jawa Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/20).

Penerimaan anggota baru ditandai dengan penyematan sabuk putih oleh Komandan Seskoal selaku Pembina Merpati Putih Cabang Khusus Dharma Wiratama Seskoal, kepada perwakilan Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan ke-58, sebagai tanda diterimanya para Perwira Mahasiswa menjadi keluarga besar dari perguruan Pencak Silat Cabang Khusus Dharma Wiratama Seskoal.

Dalam sambutannya, Komandan Seskoal mengatakan, Indonesia sejak dulu dikenal sebagai negara yang memiliki banyak perguruan Pencak Silat. Seni bela diri tradisional ini sampai saat ini masih berjaya dan seakan tidak tergerus zaman serta tidak tergantikan dengan aneka seni bela diri modern.

“Salah satu perguruan bela diri yang masih berjaya di Indonesia adalah perguruan seni bela diri pencak silat Merpati Putih. Seni bela diri ini dibentuk didasarkan atas 4 (empat) sikap, watak dan perilaku yang harus ditumbuhkan, yaitu : rasa jujur dan welas asih, percaya diri pada diri sendiri, keserasian dan keselarasan dalam penampilan sehari-hari dan menghayati serta mengamalkan sikap agar menimbulkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelas Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian.

Menurutnya, Seskoal sebagai lembaga pendidikan pengembangan umum di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang mendidik para Perwira Menengah (Pamen) agar memiliki keilmuan secara Komando dan Staf pada tataran operasi dan strategi, memiliki program-program pengajaran yang dituangkan dalam kurikulum pendidikan.

Proses belajar mengajar kata Komandan Seskoal, tak hanya mencakup kegiatan pokok belajar di kelas, namun juga mencakup kegiatan olahraga (yanus) dan salah satunya, adalah olahraga Pencak Silat Bela Diri Tangan Kosong Merpati Putih.

“Merpati Putih tidak hanya mengajarkan ilmu bela diri yang hanya mengandalkan kekuatan fisik semata, namun juga mengajarkan berbagai gerakan olah tubuh dan olah nafas. Keselarasan antara olah tubuh dan olah nafas ini nantinya akan menimbulkan efek positif bagi jiwa dan raga para Perwira Mahasiswa seperti munculnya rasa tenang, meningkatnya konsentrasi dan meningkatkan stamina,” terang Komandan Seskoal.

Usai Upacara, Penerimaan tersebut, acara dilanjutkan dengan penampilan demo Seni, Kekuatan dan Getaran Merpati Putih oleh Anggota Tetap (Antap) Seskoal. Kemudian sambutan oleh Ketua Dewan Guru Merpati Putih Mas Suci Listiyanto Rahmadi dan diakhiri dengan foto bersama di Lapangan Apel Laut Jawa, Seskoal.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Komandan (Wadan) Seskoal Laksma TNI Tatit Eko W., S.E., M.Tr (Han)., Sekertaris Lembaga (Seklem) Seskoal Kolonel Laut (P) Apriyani, S.H., M.M., M.Si., para Pejabat Utama Seskoal, para tamu undangan, antara lain Lawyer/Pengacara Merpati Putih Mas Heri P.B. Hartono, S.H., Ketua Pengda DKI sekaligus pelatih Merpati Putih Mas Budi Ryanto, Ketua Cabang Merpati Putih Jakarta Utara Mas Andi, Kolat Pondok Dayung Mas Slamet, Sesepuh Merpati Putih Jakarta Mas Wagio, Pelatih Merpati Putih Mas Rowi, dan para Personel Perwira, Bintara, Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Seskoal. (ARMAN R)