Jumat, 05 Juni 2020 | 18:24:30 WIB

Fraksi Demokrat DPRD Kepsul Apresiasi Pemda Terkait Penanganan Virus Corona

Minggu, 22 Maret 2020 | 14:51 WIB
  • Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kepsul La Asiran Jody. (Foto: Imelda/Lindo)

KEPSUL, LINDO - Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas sikap tangkap virus Corona/Covid-19.

Menyangkut situasi nasional terkait penanganan pencegahan dan penularan Covid-19 atau Virus Corona yang berdampak hampir di seluruh daerah wilayah NKRI baik itu tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul) memuji langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Sula yang sudah cepat tanggap kemudian membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang terintegrasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 baik ditingkat Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Hal ini disampaikan La Asiran Jody, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kepsul di Sanana, pada Sabtu malam (21/03/2020) kepada Biro Liputan Indonesia Kabupaten Kepulauan Sula.

Jodi mengatakan Pasca 16 Maret 2020 Presiden Jokowi menyampaikan Keterangan Persnya di Istana Bogor terkait penanganan Covid-19, ada point penting bahwa Pemda di masing-masing daerah menjadi garda terdepan untuk masyarakatnya di daerah, dan Jokowi mempercayai kebijakan Pemda termasuk anggaran untuk penanganan Virus Corona.

"Sesuai arahan Jokowi, Pemda menjadi garda terdepan terkait penanganan Covid-19, dan hal ini dilanjutkan dengan surat edaran Mendagri Tito Karnavian tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemerintah Daerah," ujar Jody.

Surat edaran yang dimaksud adalah Surat Edaran Mendagri Nomor 440/2436/SJ yang salah satu point pentingnya adalah Pemerintah Daerah (Kepala Daerah dan DPRD) untuk menjaga agar pelayanan umum tetap terjaga.

"Sejak 18 Maret Pemda di pimpin Bupati Kepsul terus melakukan sosialisasi Covid-19, bahkan jauh sebelumnya sudah terbentuk satgas, Sosialisasi ini dilakukan di Pulau Sula juga di Pulau Mangole, baik di Desa atau Kota Kabupaten. Ini baik sekali untuk masyarakat guna mengetahui apa itu Covid-19 dan melakukan pencegahan dini," lanjut Jody.

Jody menambahkan langkah cepat tanggap Pemda patut mendapat apresiasi, termasuk dengan menempatkan satgas di 7 titik rawan, yang menjadi pintu masuk Kabupaten Kepsul, yakni di Bandara-bandara dan Pelabuhan-pelabuhan di Sula, serta langkah Bupati Kepsul Hendrata Thes serta Setda yang turun langsung bersama Satgas dan SKPD terkait untuk ikut mensosialisasikan hidup sehat sebagai salah satu pencegahan dini terpapar Covid-19.

"Kita harus memahami, bahwa terkait penanganan Covid-19 Bupati bertindak sebagai kepala Daerah, dan memimpin satgas Penanganan Covid-19," cetus Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kepsul.

Dirinya memaklumi jika ada sebagian yang mempunyai pendapat berbeda, bahwa Sula harus segera Lockdown, atau segera diterapkan Social Distancing.

"Sula belum terpapar Corona, jadi statusnya mencegah belum mengobati. Sehingga hal yang dimaksud sebagian orang itu menurut saya belum perlu dilakukan, Saya pikir Bupati dan Pemda Sula sangat paham kondisi yang ada," pungkasnya.

Penutup La Asiran Jody mengatakan, bahwa Himbauan Bupati dan Pemda Kepsul terhadap masyarakat itu sangat jelas.

"Jangan menanggapi secara sepihak himbauan tersebut, tapi beliau adalah kepala daerah, beliau mau memastikan kondisi masyarakatnya serta menciptakan situasi yang kondunsif," tutup Jody.

IMEL