Senin, 21 September 2020 | 19:24:58 WIB

Yonif 9 Marinir Bantu Warga Perbaiki Jalan Desa Yang Terisolasi

Minggu, 5 April 2020 | 05:18 WIB
  • (FOTO : DISPENKORMAR/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Senin, 30 Maret lalu mengakibatkan banjir bandang serta tanah longsor dibeberapa titik di Kabupaten Pesawaran, Propinsi Lampung. 
Seperti yang terjadi di dusun Way Sabu, Desa Batu Menyan, KecamatanTeluk Pandaan, Kabupaten Pesawaran. 

Tebing yang berada di sepanjang jalan penghubung yang merupakan akses jalan satu-satunya dari dan menuju dusun Way Sabu, longsor hingga menutup akses jalan.

Longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak sore hingga malam hari. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, Namun beberapa rumah warga dusun Way Sabu hancur akibat diterjang dahsyatnya banjir pada Senin malam.

Kejadian tersebut membuat kegiatan warga terhambat karena akses jalan satu-satunya tak dapat dilewati. 
Mendengar keluh kesah warga yang tertimpa musibah tanah longsor, Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir (Yonif 9 Mar) Letkol Mar James Munthe M.Tr (Hanla), memutuskan untuk memberikan bantuan kepada warga berupa pembuatan akses jalan baru menggunakan dua excavator.

Sebanyak 100 prajurit dikerahkan untuk membuka jalan agar dapat kembali dilalui oleh warga Desa Batu Menyan sejak kemarin. Komandan Batalyon (Danyonif) 9 Mar Letkol Mar James Munthe M.Tr (Hanla) menyampaikan, tugas manusia adalah saling bermanfaat berbagi sesama. Bantuan yang diberikan kepada warga merupakan bentuk nyata kepedulian Yonif 9 Mar atas keluh kesah yang disampaikan oleh warga mengenai tanah longsor yang terjadi.

“Sebelumnya, kami sudah punya rencana diakhir April untuk melakukan perbaikan jalan menuju tiga dusun yang ada di Desa Batu Menyan, tapi karena ada musibah tanah longsor ini kami percepat pengerjaannya,” ungkap Letkol Mar James Munthe.

Lurah Batu Menyan, Jamaludin, menyampaikan rasa terimakasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Yonif 9 Mar. Menurutnya, bantuan excavator yang diberikan sangat membantu masyarakat terutama untuk membuka akses jalan yang tertutup oleh longsoran tebing.

“Kalau nggak dipinjemin excavator dari Yonif 9 Mar, kita nggak tau bagaimana caranya buka jalan. Kalau mau sewa sudah pasti nggak kebayar dan nggak tau harus jual apa untuk bayarnya. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih sudah mau membantu masyarakat seperti kami,” ucap Jamaludin.

Kegiatan membuka jalan baru akibat longsoran yang dilaksanakan Danyonif 9 Mar, akan dilaksanakan terus hingga warga dapat kembali beraktifitas seperti biasa dan akses jalan dapat digunakan kembali oleh warga Desa Batu Menyan. (ARMAN R)