Senin, 21 September 2020 | 18:38:45 WIB

Tangani Covid-19, Emiten Garmen Donasi Masker dan APD

Minggu, 26 April 2020 | 00:01 WIB
  • Ribuan alat pelindung diri (APD) hasil produksi tiga emiten milik Trisula Corporation Group bakal didonasikan kepada masyarakat dalam menghadapi kondisi pandemi covid-19. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Ribuan alat pelindung diri (APD) hasil produksi tiga emiten milik Trisula Corporation Group bakal didonasikan kepada masyarakat dalam menghadapi kondisi pandemi covid-19. Bantuan lain juga akan disalurkan ke rumah sakit yang kekurangan peralatan seperti matras.
 
Direktur Utama PT Trisula International Tbk (TRIS) Santoso Widjojo mengatakan bahwa dana corporate social responsibility (CSR) bakal difokuskan untuk turut membantu pemerintah dalam menghadapi kondisi pandemi covid-19. Produk APD yang disumbangkan meliputi masker nonmedis, baju hazmat, dan matras khusus rumah sakit.
 
"Kami harap melalui program ini dapat membantu mereka yang membutuhkan," kata Santoso melalui keterangan tertulisnya, Senin, 13 April 2020.

Santoso menuturkan pihaknya juga kini lebih banyak memproduksi masker nonmedis yang bisa digunakan berulang sampai 30 kali pencucian normal.
 
Produk tersebut menggunakan bahan kain woven polyester, water repellent, dan anti mikroba yang bersertifikat Oeko-Tex dan Bluesign Approved yang diproduksi oleh PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) dan dijahit oleh PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing dan PT Trimas Sarana Garment Industry yang merupakan anak usaha dari TRIS.
 
"Kami sebagai perusahaan tekstil yang sudah beroperasi sejak 1968 dengan keahlian yang dimiliki untuk membantu pemerintah dalam menghadapi kondisi pandemi ini. Selain itu kami berharap kontribusi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dalam negeri terhadap masker non-medis dan APD baju hazmat,” ujarnya.
 
Sebanyak 100 ribu masker nonmedis ditargetkan akan disalurkan kepada mereka yang masih harus beraktivitas untuk terus menjalankan perekonomian Indonesia. Pada 21 April 2020, masker nonmedis tersebut rencananya akan diberikan langsung kepada sekitar 10 ribu pekerja di jalan yang membutuhkan untuk mengurangi risiko penyebaran wabah.
 
“Masih banyak yang harus bekerja dan beraktivitas di tengah pandemi covid-19 ini, secara tidak langsung terus menopang kinerja perekonomian nasional," tuturnya.
 
Selain masker nonmedis, Trisula Corporation bekerja sama dengan Yayasan Hope Indonesia juga memproduksi APD baju hazmat yang akan diberikan untuk para tenaga kesehatan. Produksi yang telah dimulai pada awal April 2020 ini terbuat dari kain woven polyester memiliki kualitas anti mikroba, tahan air, dan reusable, bisa digunakan berulang sampai 25 kali pencucian normal.
 
Beberapa yayasan lain juga akan terlibat langsung untuk mendistribusikan total 4.000 APD baju hazmat kepada rumah sakit kecil yang perlu mendapat bantuan. Masing-masing lokasi akan menerima sumbangan maksimal 30 potong APD baju hazmat.
 
Tidak hanya itu, Trisula Corporation melalui PT Chitose Internasional Tbk (CINT) juga turut membantu rumah sakit kecil di Indonesia yang membutuhkan hospital bed sebanyak 500 unit dengan matras khusus C-PRO sebanyak 100 unit. Direktur Utama CINT Dedie Suherlan menuturkan bahwa matras khusus tersebut dirancang untuk ranjang rumah sakit karena dibuat agar nyaman untuk pasien dan berbahan antibakteri, breathable, nontoxic, dan bisa dicuci.
 
"Kami berinisiatif menyumbangkan ranjang khusus rumah sakit serta matras khusus C-PRO karena hal ini sesuai keahlian kami di bidang furniture. Kami berharap hal ini dapat membantu rumah sakit yang kekurangan tempat tidur dalam menangani peningkatan pasien akibat kondisi pandemi ini,” ujarnya.

MEDCOM