Selasa, 04 Agustus 2020 | 06:41:25 WIB

Pangkohanudnas Pimpin Rakor TOA/TOD Dan UKP Kohanudnas

Rabu, 10 Juni 2020 | 23:24 WIB
  • (FOTO : PENKOHANUDNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) Marsda TNI M. Khairil Lubis, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tour Of Area (TOA)/Tour Of Duty (TOD) dan Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) bagi personel, baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kohanudnas dan jajaran periode Oktober 2020, di ruang rapat Suryadarma Makohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (10/6/20).                  

Rakor tersebut dihadiri Kepala Staf Kohanudnas (Kas Kohanudnas) Marsma I Wayan Sulaba, S. Sos.,M.Sc, Ir Kohanudnas, para Asisten Kohanudnas, para Binprof serta para Aspers jajaran melalui Video Conference (Vicon).

Pada kesempatan tersebut, Panglima Kohanudna (Pangkohanudnas) memberikan pengarahan dalam rangka pembinaan personel kepada para peserta Rakor, yaitu merencanakan pengusulan penempatan prajurit pada jabatan yang tepat sesuai dengan klasifikasi prajurit, serta pengusulan penugasan pada jabatan penting dengan tanggung jawab besar hanya diberikan pada prajurit yang berprestasi.

"Laksanakan monitoring lamanya penugasan tiap-tiap personel yang ada di satuannya, yaitu lama penugasan jabatan 3 tahun (Perwira) dan 2 - 5 tahun (Bintara/Tamtama) dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan pembinaan karier. Apabila melihat personel sudah saatnya untuk pindah, jangan segan-segan untuk melakukan TOA/TOD ke jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dari Sabang sampai Merauke," ujar Marsda TNI M. Khairil Lubis.

Pangkohanudnas minta jajarannya, dalam penugasan personel, jangan hanya di pulau Jawa saja, agar proses kaderisasi dapat berjalan dengan baik.  Namun bagi prajurit yang sedang dalam penyelesaian tindak pidana, tidak dilaksanakan pengusulan TOA/TOD maupun UKP.

"Penegakan hukum, disiplin dan tata tertib, senantiasa dilaksanakan secara tegas dan tidak tebang pilih, berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan TNI. Laksanakan inventarisasi dan lengkapi serta pahami semua buku petunjuk/peraturan yang berhubungan dengan pembinaan personel TNI AU," tegas Pangkohanudnas.

Menurutnya, update cara pandang dan selalu isi diri dengan membuat program, wajib membaca di satuannya masing-masing. "Seorang pemimpin/kepala dinas/Perwira harus selalu siap hadir dengan berbagi simbol keteladanan dan terus bekerja dengan standar tinggi dan tidak begitu-begitu saja," pesannya. (ARMAN R)