Sabtu, 28 November 2020 | 06:02:10 WIB

SOFIA Hadir Sebagai Wadah "Bacarita" Perempuan Sula

Selasa, 23 Juni 2020 | 23:19 WIB
  • Foto : Solidaritas Fina Sula (SOFIA)berpose selesai kegiatan diskusi di taman Wansosa Sanana.

LINDO Sula- Minim nya kesadaran Perempuan akan hak-hak sebagai individu sosial yang harus di hargai dan di hormati menjadi salah satu akibat dari tingginya kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia bahkan di  kabupaten kepulauan Sula.
Hal ini membuat Solidaritas Fina Sua (SOFIA) hadir dengan gagasan diskusi Perempuan Sula bacerita yang di adakan di Taman Wansosa Sanana, Selasa (23/06/20)


Kasus-kasus kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan , bahkan tinggi nya diskriminasi atas hak-hak perempuan Sula adalah hal yang menjadi prioritas kami melaksanakan diskusi ini ,ucap Nuranisa Fataruba koordinator SOFIA kepada LiputanIndonesinews.


Menurut Nisa Sapaan akrap Kordinator SOFIA, selama ini banyak kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan hanya berakhir begitu saja dengan sebuah permintaa "Maaf" atau di atur secara kekeluargaan tanpa ada proses hukum yang sepadan atas kasus-kasus tersebut.


"selama ini memang kita masih minim wadah untuk dijadikan tempat bagi Perempuan Sula menyampaikan keluhan atas masalah yang dihadapi . Selain itu juga ,akibat dari kurang nya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kesetaraan gender sehingga apa yang menjadi hak privat Perempuan selalu di abaikan " ,sesal Nisa.


Dampak dari minimnya kesadaran Perempuan atas hak-hak privatnya ,budaya patriarki yang begitu kental membuat banyak perempuan Sula secara fisik dan psikis selalu mengalami kekerasan.
Untuk itu dengan adanya SOFIA ini semoga menjadi wadah "Bacerita" dan sebagai dobrakan baru bagi kaum perempuan Sula untuk bergabung dan sama-sama bergerak berantas setiap ketidak adilan gender dan budaya patriarki yang yang masih kental di kabupaten kepulauan Sula ini ucap Nuranisa Fataruba penuh optimis.

" secara pribadi ini adalah suatu kehormatan bagi saya selama saya berproses dalam belajar soal Perempuan dan saya sangat berharap SOFIA tetap menancapkan eksistensinya sebagai lembaga yang konsisten bergerak memperjuangkan hak-hak perempuan Sula " ucap Nisa penuh harap.


Hadir dalam kegiatan tersebut aktivis perempuan dari beberapa elemen pergerakan perempuan yang ada di kepulauan Sula.
(Imel)