Sabtu, 19 September 2020 | 12:12:43 WIB

Warga Lata-lata Resmi Laporkan Kadesnya ke Ditreskrimum Polda Malut

Jum'at, 10 Juli 2020 | 15:47 WIB
  • Warga Lata-lata sedang diperiksa Polisi di Mapolda Malut, Jumat (10/07/2020). (Foto: Aldy/Lindo)

TERNATE, LINDO - Sejumlah warga Lata-lata bersama Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Pancasila Maluku Utara, pada Jumat (10/07/2020) siang, mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Maluku Utara (Ditreskrimum Polda Malut), untuk melaporkan kasus ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh kepala desa Lata-lata Abdul Malik Gama.

Dalam laporan itu, pengacara LBH Pemuda Pancasila Malut, Hastomo Bakri SH, mengatakan pihaknya sudah menghadirkan 3 warga Lata-lata yang nyawanya ikut terancam, termasuk 4 orang saksi dari warga Lata-lata yang nyawanya juga ikut terancam oleh kades Malik Gama.

"Hari ini kami datangi Ditreskrimum Polda Malut untuk melaporkan kasus pengancaman pembunuhan yang dilakukan oleh kades Lata-lata Abdul Malik Gama. Sudah diterima oleh penyidik dan mudah-mudahan hal ini cepat diproses karena kasus ini sudah mencederai institusi pemerintahan desa," kata Astomo pada wartawan di kantor Ditreskrimum Polda Malut, Ternate, Malut.

Astomo menegaskan agar kasus ini bisa terungkap dia berharap agar polisi bisa bergerak cepat supaya kasus ini bisa terungkap. Apalagi kasus ini kata dia sangat memiliki bukti yang kuat untuk dijerat dengan tindak pidana pengancaman pasal 368 ayat 1 KUHP junto dan pasal 355 KUHP perbuatan tidak menyenangkan.

"Kades Abdul Malik Gama kami jerat dengan dua pasal, yaitu pasal 368 dan pasal 355 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara dan ancaman 1 tahun penjara," tandas Astomo.

Sementara itu, dalam pelaporannya, ketiga warga Lata-lata Damianus Garera, Anis Kasubae, dan Niko Gama adalah warga disana yang diamcam oleh kades Lata-lata Abdul Malik Gama.

Kasus pengancaman pembunuhan itu bermula saat ketiga warganya melaporkan kasus korupsi dana desa senilai 3,8 miliar ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara. Merasa aibnya dibuka ke publik, sang kades Malik Gama mencak-mencak dan mengancam akan membunuh ketiga warganya setelah mereka balik dari Ternate.

ALDY M