Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:53:41 WIB

Inggrit: Kades Lata-lata Cairkan Dana BLT Tahap 1, 2 dan 3, Tidak ikut Mekanisme Peraturan Menteri

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:22 WIB
  • Ilustrasi - Kepela desa Lata-lata Abdul Malik Gama (tengah) sedang menyerahkan dana BLT kepada salah satu Kaur pemerintah desa Lata-lata Najar yang disaksikan oleh babinsa kecamatan Kasirut Barat, kabupaten Halsel. (Foto: Ist/FB/Lindo)

Inggrit: Kades Lata-lata Cairkan Dana BLT Tahap 1, 2 dan 3, Tidak ikut Mekanisme Peraturan Menteri

HALSEL, LINDO - Proses pencairan anggaran bantuan langsung tunai (BLT) dari Anggaran Dana Desa (DD) sebesar ratusan juta itu masih menyisahkan masalah. Bagaimana tidak, pencairan BLT yang di lakukan oleh kepala desa Abdul Malik Gama pada tahap awal, tahap kedua dan tahap ketiga semuanya tidak memenuhi sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk tehknis yang disarankan oleh kementerian desa dan kementerian keuangan.

Demikian hal itu ditegaskan bendahara desa Lata-lata Inggrit Tuepo, pada media ini di Halsel, Jumat (14/08/2020) siang.

Inggrit menegaskan pencairan BLT yang sumbernya dari dana desa yang mencapai ratusan juta itu, kesemuanya sudah salah dalam aturan. Hal itu disebabkan karena kades Abdul Malik Gama sudah serakah dengan duit itu, semua cara yang dilakukan kades Malik Gama tidak ikut dalam aturan pencairan.

"Pada pencairain BLT tahun ini, untuk ditahap pertama, tahap kedua dan tahap ketiga saya tidak pernah diajak dan tidak pernah ikut melibatkan diri dalam proses pencairan duit di bank Maluku cabang Halsel. Semua urusan termasuk tatacara pencairan BLT yang di urus kades Malik tidak ikut dalam aturan yang dibuat pemerintah pusat. Makanya melalui kesempatan ini saya ingin luruskan bahwa soal tugas dan fungsi saya selama dampingi kades Abdul Malik Gama tidak difungsikan sama sekali. Malik fungsikan saya hanya butuh tanda tangan saja, selebihnya saya sudah tidak dipakai lagi," tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa sampai saat ini identitas dirinya berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ditahan kades Malik Gama sengaja tidak dikembalikan pada dia agar proses pencairan dana BLT dan dana desa lainnya mudah ia gunakan.

"KTP saya ditahan kades Malik Gama sejak pertama proses pencairan dana BLT di bank Maluku. Tanda tangan saya juga sudah dipalsukan oleh kades Malik Gama selama pencairan dana BLT dan dana desa di pihak bank. Saya juga heran kepada pihak bank kenapa pencairan itu saya tidak dilibatkan lalu uangnya bisa cair dan dikasih ke kepala desa," ujar Inggrit dengan nada kesal.

Namun dalam kesempatan itu, ia mengaku bahwa dirinya belum mau melaporkan persoalan ini kepada polisi atau kejaksaan di kabupaten Halsel. Karena acaman kades Malik Gama selama ini makin menjadi-jadi yang mengarah pada dia dan keluarganya.

"Saya masih cari waktu yang tepat untuk melaporkan kasus ini ke polisi. Karena kades itu sudah banyak membohongi saya pribadi dan keluarga, jadi sudah tidak ada urusan lagi saya dengan dia. Saya tetap laporkan masalah ini ke polisi," tandas Inggrit.

Diakhir perbincangannya Inggrit hanya meminta dukungan pada seluruh masyarakat Lata-lata agar benar-benar bersatu dan kompak menyuarakan aspirasinya soal korupsi yang dilakukan kades Abdul Malik Gama. Ia juga meminta pada aparat penegak hukum baik itu kepolisian atau kejaksaan segera memproses persoalan dan masalah ini supaya tuduhan yang selama ini masyarakat laporkan benar-benar diselesaikan oleh aparat penegak hukum.

"Dalam kesempatan ini saya minta pada seluruh warga Lata-lata yang ada disana agar kalian harus bersatu dan kompak memperjuangkan masalah ini. Jangan kalian takut dan jangan kalian kendor, Malik sekarang sudah hancurkan masa depan generasi muda dan masa depan desa kita. Untuk itu, kita jangan takut dan jangan ragu soal ancaman kades Malik Gama, kita harus berjuang untuk desa kita kedepan. Selain itu saya juga berharap pada aparat penegak hukum, sekali lagi saya minta jangan terlalu lama biarkan kasus ini mengambang. Anda harus buktikan pada warga bahwa korupsi di desa Lata-lata itu ada, jangan dibuat rekayasa seakan-akan kades itu tidak korupsi," papar Inggrit.

ALDY M