Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:47:37 WIB

KUTIPAN : 75 Tahun Indonesia Merdeka, Seharusnya Sudah Merdeka Dari Korupsi

Senin, 17 Agustus 2020 | 10:39 WIB
  • Direktur Eksekutif KUTIPAN Aswan Bayan. (FOTO : KUTIPAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Karena korupsi, bangsa Indonesia sulit mewujudkan cita - cita kemerdekaan yang diamanahkan dalam sila ke 5 pancasila, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

"Rakyat Indonesia sudah seharusnya mengerti makna proklamasi kemerdekaan yang dibacakan 75 tahun yang lalu. Pernyataan kemerdekaan dari berbagai bentuk penjajahan agar dapat keluar dari kemiskinan dan kebodohan, agar bisa memiliki harga dirk dihadapan semua bangsa di dunia," kata Direktur Eksekutif Komunitas Untuk Transparansi Informasi Publik Nasional (KUTIPAN) Aswan Bayan kepada Lindo di Jakarta, Senin (17/8/20).

Menurutnya, dari sekian banyak tantangan yang dihadapai bangsa Indonesia dalam era kemerdekaan, tantangan terbesar saat ini adalah "Korupsi".

Korupsi atau rasuah kata Aswan, berasal dari bahasa latin "Corruptio" yang bermakna busuk, rusak, menggoyangkan, memutar balik, dan mengoyak. Oleh karena itu, bila korupsi dibiarkan merajalela di negara yang sudah merdeka 75 tahun ini, maka esensi kemerdekaan sesungguhnya tidak mungkin diwujudkan dalam waktu yang singkat.

"Kita bersyukur, sudah ada perbaikan persepsi terhadap korupsi di Indonesia, tetapi karena virus korupsi sudah menyebar ke berbagai lembaga negara, mulai dari desa sampai kota metropolitan (eksekutif, legislatif, dan yudikatif), maka butuh pencegahan yang ekstra," terang Aswan.

Ia berharap, walau ditengah krisis akibat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, kita berharap ada kesadaran kolektif dari penyelenggara negara (eksekutif, legislatif, dan yudikatif) untuk menghentikan kebiasaan korupsi, tabiat koruptif dan keinginan memiliki harta berlebihan dengan jalan pintas, sehingga memperingati 75 tahun Indonesia merdeka hari ini memiliki manfaat untuk seluruh rakyat Indonesia. (ARMAN R)