Minggu, 25 Oktober 2020 | 23:41:34 WIB

Kas Kohanudnas Buka Latihan Pertahanan Udara Nasional Perkasa ”A” 2020

Senin, 31 Agustus 2020 | 17:39 WIB
  • (FOTO : PENKOHANUDNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Staf Komando Pertahanan Udara Nasional (Kas Kohanudnas) Marsma TNI I Wayan Sulaba,S.,Sos.,M.Sc, selaku Wakil Direktur (Wadirlat) mewakili Panglima Kohanudnas selaku Direktur Latihan (Dirlat), membuka Latihan Perkasa “A” 2020, di Ruang Yudha Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (Popunas), Makohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (31/8/20).

Dalam sambutannya, Kaskohanudnas melalui Video Conference (Vicon) mengatakan, Latihan Hanudnas Perkasa "A" 2020 ini akan menguji beberapa aplikasi piranti lunak, serta kesiapan Kosekhanudnas I dan unsur-unsur Hanud yang ada di jajarannya dalam menghadapi kontijensi, guna mewujudkan Sistem Pertahanan Udara Nasional (Sishanudnas) yang handal. 

"Melalui Latihan Hanudnas Perkasa "A" ini diharapkan dapat meningkatkan sistem pengamatan dan penangkalan setiap bentuk ancaman kekuatan udara asing di wilayah barat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta obyek vital nasional yang ada di dalamnya," harap Kas Kohanudnas.

Latihan Hanudnas Perkasa "A" ini lanjutnya, juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan Kosekhanudnas I beserta unsur operasional jajarannya seperti unsur tempur sergap, Satuan Radar (Satrad), Denhanud, Lanud, Arhanud, KRI serta Hanud pasif dalam menghadapi kontijensi di wilayahnya, sehingga secara riil akan tercapai kesiapan operasional berbagai unsur hanud tersebut.

Selain menguji kemampuan di wilayah Kosekhanudnas I, terdapat juga materi-materi latihan pengembangan di lapangan antara lain, pengamanan wilayah udara, penerapan Protap Ops Hanud, pengendalian pelaksanaan penyergapan, pengembangan taktik dan teknik penanggulangan gangguan dan serangan udara oleh setiap unsur Pertahanan Udara (Hanud), penerapan integrasi dan interoperability pada organisasi dan prosedur satuan Hanud kewilayahan dan lain-lainnya. 

Sehingga menurutnya, melalui latihan ini akan terwujud konsep strategis untuk penangkalan yang dapat memberikan efek tangkal penindakan terhadap niat lawan yang akan melakukan penyerangan, juga terwujudnya konsep strategi penindakan, jika lawan memaksakan untuk melakukan serangan, baik secara terbatas maupun konvensional ke wilayah Kosekhanudnas I. (ARMAN R)