Selasa, 22 Juni 2021 | 07:53:45 WIB

Departemen Perempuan Bersama LMND Kota Ternate Desak Pemerintah, Sahkan RUU PKS

Rabu, 10 Maret 2021 | 18:42 WIB

 

LINDO TERNATE - Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (EK-LMND) Ternate bersama Departemen Perempuan LMND Kota Ternate, kembali gelar aksi dalam peringati Internasional Women's Day (IWD) Tahun 2021, dengan isu tuntutan, sahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dan Menangkan Pancasila," Rabu (10/03). 

Aksi di lakukan pada pukul 10.00 WIT dengan di peralatkan 1 Buah Spanduk, Umbul-Umbul, Selembaran Propaganda serta satu buah Corong (Pengeras Suara) dengan massa aksi berkisar 30 orang lebih. Sementara Rute Aksi, Kantor RRI Cabang Ternate, Pasar Barito, dan Kantor Walikota Ternate. 

Dalam orasinya Departemen Kajian dan Bacaan LMND Kota Ternate Rais Ramli, mengatakan bahwa realita saat ini dari sisi kaum perempuan sangat di imajinarkan, baik dari sisi Sosial, Pendidikan, Ekonomi, dan Politik. 

"Ini yang perlu di perhatikan oleh pemerintah dari tingkat daerah hingga pemerintah secara nasional, karena ini sangat penting untuk menempuh kebebasan perempuan yang ada di bangsa saat ini," teriaknya. 

Kordinator Aksi Jamila Malik, saat di wawancarai awak media di tengah-tengah masa aksi, menyampaikan aksi kami saat ini dalam rangka memperingati Hari Perempuan Nasional (Internasional Women's Day) yang itu dengan kondisi realita saat ini sangatlah menjelma bagi kaum-kaum perempuan. 

"Terlihat saat ini bahwa kaum perempuan sangatlah terjerat dengan kondisi pandemik saat ini, akhirnya perempuan terlihat lemah dalam sisi ekonomi dan politik, apa lagi saat ini dari pemerintah secara nasional pun hanya ikut mengkampanyekan dengan kepentingannya secara pribadi," ucapnya. 

Mila sapaan akrab Karmila menilai bahwa pemerintah secara nasional saat ini hanya sibuk dengan kepentingan nya secara pribadi, apa lagi dengan salah satu kebijakan dalam pengesahan UU Cipta Kerta, kata Dia, UU tersebut sangat bertentangan dengan kondisi rakyat saat ini. 

"Lebih anehnya lagi pemerintah tidak melihat kondisi perempuan yang ada di bangsa saat ini. Hal yang sama kembali kaum perempuan menyuarakan agar pemerintah harus sahkan RUU PKS, tetapi sampai saat ini tidak ada respon sama sekali oleh pemerintah, ada apa.?," cecernya. 

"Maka dengan hal ini dalam peringati IWD ini, secara kami secara organisatoris LMND dan khususnya Departeman Perempuan LMND Kota Ternate meminta dan mendesak agar pemerintah tingkat daerah dan nasional agar secepatnya mengambil langkah untuk mengesahkan RUU PKS," tegasnya. 

Perlu di ketahui, ini 9 point tuntutan massa aksi : 
1. Sahkan RUU PKS
2. 2. Wujudkan Pendidikan Gratis Ilmiah dan Demokratis. 
3. 3. Tolak Kampus Merdeka
4. 4. Cabut Diskriminasi tentang Perijinan Pembuangan Tailing. 
5. 5. Hentikan Reklamasi Pantai Kota Ternate. 
6. 6. Laksanakan Pasal 33 UUD. 
7. 7. Tertibkan Sampah-Sampah di Kota Ternate.
8. 8. Cabut UU No 11 Tahun 2020.
9. 9. Stop Diskriminasi Terhadap Kaum-Kaum Perempuan.

(EMPY)