Jumat, 18 Juni 2021 | 07:17:46 WIB

Viralnya Sebuah Vidio yang Menampilkan Nasi Bungkus Bercampur Ulat, Pemilik Warung Makan Mengatakan itu Tidak Benar

Selasa, 16 Maret 2021 | 23:51 WIB

LINDO TERNATE - Viralnya sebuah vidio dengan durasi waktu 0,31 detik yang menampilkan nasi bungkus bercampur ulat, disertai dengan suara salah satu pelaku vidio yang menyebutkan bahwa nasi bungkus tersebut berasal dari rumah makan diseputaran Kelurahan Mangga Dua Kec. Ternate Selatan Kota Ternate, ini belum pasti kejelasannya dikarenakan tidak ada nama rumah makan di sebutkan dalam vidio tersebut.

 

Pemilik rumah makan Indo Goreng yang beralamat di Kel. Mangga Dua Kec. Ternate Selatan, ibu Nova saat ditemui awak media  menyampaikan, bahwa pihaknya sampai saat ini belum tahu menahu, terkait dengan viralnya vidio tersebut. Hal ini dikarenakan suara pada konten vidio tersebut hanya menyebutkan warung makan di Mangga Dua, namun tidak menyebutkan nama warung makan tersebut," Selasa (16/03)

 

Nova pun menepis dengan adanya informasi publik terkait sumber nasi bungkus tersebut berasal dari warung miliknya, ini dikarenakan pihaknya cukup teliti terhadap bahan-bahan makanan yang masuk, baik itu daging ayam dan lain-lain sehingga ia pun sangat yakin bahwa vidio tersebut tiadak ada kaitannya dengan warung makan Indo Goreng ini,"ungkapnya.

 

Bagimana mungkin ayam goreng tersebut didalam ada ulat yang masih hidup sedangkan kami disini masak 2 dua, pertama kami rebus dulu baru kemudian kami goreng dan untuk sampai saat ini belum ada pelanggan kami yang datang dengan keluhan itu," ujarnya

 

Terkait vidio tersebut kata Nova pihaknya merasa dirugikan, karena sebagian besar sorotan publik tertuju pada warung makan miliknya, meski konten vidio tersebut tidak secara detail menyebutkan nama warung miliknya, namun hal ini dibuktikan dengan menurunnya pengunjung akibat unggahan konten vidio yang tersebar di beberapa aplikasi media sosial.


Nova, berharap agar pihak terkait membantu untuk menyelidik unggahan vidio tersebut, guna mencari pelaku penyebaran vidio ini agar melakukan klarifikasi terkait dengan ,0 angguhannya, sehingga minimal mengembalikan kepercayaan publik terhadap usahanya,"ucap Nova

 

 (EMPI)