Kamis, 17 Juni 2021 | 09:26:29 WIB

JAGA KEMAMPUAN MENEMBAK, PRAJURIT MATRA LAUT DI PERBATASAN LAKSANAKAN LATIHAN MENEMBAK

Selasa, 30 Maret 2021 | 19:33 WIB

MELONGUANE (29/03/2021) – Suara letusan senjata terdengar di sepanjang hari di sekitar Mako Lanal Melonguane. Nampak prajurit matra laut yang berdinas di perbatasan ujung paling Utara NKRI bersemangat dan gembira melaksanakan latihan menembak. Latihan dilaksanakan dengan menggunakan berbagai jenis senjata perorangan, baik itu senapan panjang kaliber 5,56mm, kaliber 7,62mm maupun pistol dengan berbagai posisi dan jarak. Cuaca yang kurang baik sejak pagi dimana hujan berulang kali turun deras tidak menyurutkan semangat para prajurit Lanal Melonguane untuk melaksanakan latihan. Kegiatan latihan yang dimulai sejak pagi baru selesai menjelang matahari terbenam.

 

Sebagaimana diketahui, senjata api perorangan yang dimiliki oleh prajurit matra laut bukan hanya senapan serbu kaliber 5,56mm namun juga senjata kaliber 7,62mm yaitu AK-47 yang merupakan salah satu senjata legendaris dan khusus diperuntukkan bagi prajurit pengawak KAL. Bagi para prajurit tertentu yang apabila melaksanakan tugas dilengkapi senjata api genggam pistol, termasuk para perwira, juga melaksanakan latihan tanpa terkecuali.

 

Berkenaan dengan kegiatan latihan tersebut, Letkol Marinir Adi Sucipto, S.T.,M.Tr.Hanla selaku Komandan Lanal Melonguane menyampaikan bahwa latihan menembak tersebut merupakan latihan rutin dan terprogram yang wajib dilaksanakan oleh seluruh prajuritnya. Hal tersebut dilakukan dalam rangka menjaga kemampuan dan keterampilan menembak bagi para prajurit. Kami berdinas di perbatasan yang terletak cukup jauh dari satuan induk, untuk itu kami dituntut untuk selalu menjaga dan mengasah kemampuan tempur, salah satunya menggunakan senjata api, ujar Pamen kelahiran Baturaja Sumatera Selatan ini. Dukungan amunisi yang cukup banyak baik untuk latihan maupun siaga operasi, menjadikan kami tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan latihan maupun uji kemampuan, tambahnya.

 

Seperti biasanya, guna memacu semangat para prajuritnya, pada latihan menembak kali ini pun Danlanal Melonguane menerapkan reward and punishment bagi prajuritnya. Bagi prajurit yang mendapatkan nilai tertinggi ia berikan hadiah dan apabila terdapat prajuritnya yang kurang disiplin saat melaksanakan latihan ia berikan hukuman. Karena seluruh prajuritnya disiplin dalam melaksanakan latihan, termasuk mematuhi segala prosedur di lapangan tembak, maka tidak satu pun prajuritnya yang mendapatkan hukuman. Bahkan walau pun hari sudah sore, nampak para prajurit Lanal Melonguane meminta untuk terus melaksanakan latihan. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kesadaran yang tinggi untuk melatih diri dan menjaga kemampuan menembaknya. Disiplin mereka pun ditunjukkan dengan langsung dilaksanakannya pembersihan dan perawatan senjata pasca latihan. 

 

Mengakhiri pernyataannya, Danlanal Melonguane mengucapkan apresiasinya yang tinggi kepada seluruh prajuritnya yang telah melaksanakan latihan dengan semangat yang tinggi, disiplin, serta memiliki mental bertanding yang kuat pada saat penilaian. Tidak ada prajurit yang hebat, yang ada hanyalah prajurit yang terlatih, NKRI Harga Mati!, pungkasnya.