Minggu, 16 Mei 2021 | 06:32:21 WIB

Gara-gara Posting Calon Bupati Terpilih di Facebook, Santy Yallo dinonjobkan dari Jabatan Camat

Kamis, 22 April 2021 | 21:50 WIB
  • Foto Santy Yallo, camat bacan timur

LINDO HALSEL - Camat Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Santy Yalo dinonjobkan, di duga ada keterkaitan dengan persoalan politik, melakui postingan status Camat di Facebook di beberapa bulan lalu.

Pasalnya, nonjob yang di lakukan Bupati Halmahera selatan (Hal-Sel) Bahrain Kasuba tanpa ada teguran maupun panggilan secara lisan maupun tulisan, tetapi kebijakan yang di ambil Bupati Bahrain hanya memberikan surat Pemberhentian yang tertanggal 16 April 2021 kemarin, dengan secara diam-diam di antarkan surat pemberhentian di kantor Camat Bacan Timur, saat konfermasi melalui via telpon," Rabu (22/04/2021)

"Kalau di ambil kebijakan untuk di nonjobkan terhadap saya memang secara diam-diam di berikan surat nya, dan surat tersebut tertanggal 16 April 2021, tapi mereka baru berikan kepada saya di hari Selasa 20 April 2021, yang itu di berikan langsung di kantor Camat Bacan timur," ucap Santy Yallo.

Menurut Santy yallo, hal ini bisa jadi ada tendensi politik, karena secara diam-diam dinonjobkan kan, kalau memang itu ada kinerja yang buruk, kenapa Assagaf Kasuba,kades  Doro kecamatan Gane barat itu tidak bisa  dinonjobkan atau di tegur, kalau memang kita bicara kenerja untuk pejabat di Halmahera Selatan, ketika ada yang lebih parah kenapa  tidak di tegur atau di nonjobkan.

"Makanya saya pikir itu hak nya bupati, dan saya rasa kemarin mungkin ada ketersinggungan dari bupati, atas unggahan status saya di Facebook dari satu bulan lalu. Dan saya rasa tidak ada kesalahan memang, hal ini bisa jadi seperti itu, dari unggahan status saya itu juga, ada komentarnya dari pak Bupati yaitu, 'anak yang kepala besar' dan saya balas komentarnya pak bupati itu 'saya siap laksanakan pak Bupati'," jelas Santy yallo.

Lanjut Santy yallo, jikalau bicara kinerja, pihaknya paling mampu dan tidak lari dari tugas, terus juga bicara loyalitas malahan dirinya lebih loyal.

"Makanya itu sudah  tendensi nya sehingga saya di nonjobkan. Kalau memang saya salah, minimal saya di panggil, kalau memang itu sebagai pimpinan, karena harusnya ada teguran dan di bina dulu, kalau memang itu saya ada salah," katanya.

Hanya saja kata Santy , dirinya tidak lagi menanggapi atau tidak lagi menindaklanjuti soal alasan apa sehingga dirinya di nonjobkan.

"Jadi intinya saya tidak mau tanggapi lagi untuk mau di tindak-lanjut, dan itu juga hak bupati kan, dan saya bersedia di nonjobkan dan di pindahkan, baru juga waktu masa jabatan saya sudah dekat, kenapa mau di tindak lanjuti ," terangnya.

Santy  pun lebih tegas menyampaikan, secara pribadi, dirinya tidak takut siapapun dan tidak ada pejabat yang berani naikkan status dengan memasangkan foto bupati terpilih Halmahera Selatan Sekarang Hi Usman Sidik.

"Saya memang tidak takut dengan siapapun, dan tidak ada pejabat yang berani naikan foto Hi. Usman Sidik, hanya saya saja Santy Yallo, karena apa.?, banyak yang ketakutan, dan saya memang orangnya tidak mau munafik, ketika saya duduk jabatan saya harus loyal, tunduk dan patut biar parang di leher, lebih mulia saya pulangkan SK dari pada saya kerja tidak maksimal," tegasnya.

"Dan ini kayanya ada ketakutan-ketakutan kan, karena saya lebih disiplin dan lebih tegas, masa orang berbuat baik dan kerja yang baik kok tidak setuju," tutupnya.

(Empu)