Jumat, 18 Juni 2021 | 06:16:10 WIB

LANAL MELONGUANE PANTAU TIGA PELABUHAN DI TALAUD ANTISIPASI LONJAKAN PENUMPANG

Kamis, 6 Mei 2021 | 13:15 WIB

MELONGUANE (06/05/2021) – Pemantauan lalu lintas penumpang kapal yang masuk ke Talaud melalui tiga pelabuhan utama (Pelabuhan Lirung, Pelabuhan Melonguane dan Pelabuhan Beo) terus dilaksanakan oleh Lanal Melonguane terutama menjelang libur panjang dan saat pemberlakuan larangan mudik oleh pemerintah.

 

Kamis subuh tanggal 06 Mei 2021 nampak pergerakan kekuatan 3 tim dari Lanal Melonguane bergerak menuju tiga pelabuhan. Tim Lirung bergerak menggunakan RHIB (Rigid Hulled Inflatable Boat) dipimpin Lettu Mar Bania Langkari dibantu Letda Laut (K) dr. Fahmi Henggar P. dan Letda Laut (S) Ahmad Roni bergerak melintasi selat Lirung menuju Pelabuhan Lirung, Tim Melonguane dengan kendaraan taktis SFQR dipimpin oleh Kapten Laut (P) Maman Badruzaman dibantu Letda Laut (PM) Desmulyadi bergerak menuju pelabuhan Melonguane dan Tim Beo dipimpin Letda Mar Fahmi Zakky bergerak menuju pelabuhan Beo guna membantu pemeriksaan kesehatan para penumpang kapal yang turun serta melaksanakan pengawasan dan pendisiplinan protokol Covid-19. Ketiga Tim dari Lanal Melonguane tersebut bergabung dan bersinergi dengan tim-tim dari beberapa instansi yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud, baik itu dari pemerintah daerah maupun unsur TNI-Polri.

 

Adanya pegecualian terhadap larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi laut sebagaimana tersebut dalam pasal 15 Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 13 Tahun 2021 menjadikan pengawasan terhadap para penumpang yang masuk ke Kabupaten Talaud menjadi perlu ditingkatkan serta membutuhkan membutuhkan upaya ekstra keras guna mencegah penyebaran Covid-19.

 

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Lanal Melonguane diperoleh informasi bahwa jumlah penumpang kapal yang berangkat dari Manado tujuan Talaud pada hari Rabu tanggal 5 Mei 2021 sejumlah total 554 berdasarkan manifest yang diangkut dengan dua kapal penumpang yaitu KM Barcelona IIIA dan KM Glory Mary dengan tujuan tiga pelabuhan utama di Talaud. Jumlah penumpang tersebut mengalami trend kenaikan yang cukup signifikan apabila dibandingkan dengan penumpang di hari sebelumnya yang total hanya sekitar 353 penumpang.

 

Berkenaan dengan hal tersebut Letkol Marinir Adi Sucipto,S.T., M.Tr.Hanla selaku Komandan Lanal Melonguane menyampaikan bahwa peningkatan jumlah masyarakat yang masuk ke Talaud menjelang libur panjang dan selama kurun waktu pelarangan mudik oleh pemerintah dimana terdapat pengecualian terhadap larangan penggunaan dan pengoperasian kapal penumpang ke wilayah perbatasan ini perlu disikapi dengan peningkatan kewaspadaan yang tinggi guna pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah kabupaten di perbatasan ini.

 

“Jangan sampai pengecualian larangan ini kemudian menjadi sumber petaka di kemudian hari karena tidak disertai dengan langkah-langkah atau tindakan yang kongkrit di lapangan guna mencegah penyebaran Covid-19. Kami sudah setahun lebih menjaga pintu masuk di perbatasan ini, berbagai imbauan juga sudah kami sampaikan kepada pengguna maupun penyedia jasa transportasi laut, baik itu secara langsung, menempel stiker imbauan di beberapa tempat di kapal, pemeriksaan kesehatan penumpang saat turun dari kapal, pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19 di pelabuhan dll dan akan terus konsisten menjalankan tugas kemanusiaan tersebut” ungkap Danlanal Melonguane.