Rabu, 20 Oktober 2021 | 04:55:34 WIB

Pemdes dan Tokoh Masyarakat Lata-lata Bantah Pernyataan Mantan Anggota BPD di Media Masa Soal Aksi Protes

Sabtu, 3 Juli 2021 | 16:11 WIB
  • Pemerintah desa dan warga Lata-lata memberikan dukungan pada pemkab Halsel soal nasib kades dan pembangunan desa Lata-lata, beberapa waktu lalu. (Foto: Hasan/Lindo)

HALSEL, LINDO - Pemerintah Desa (Pemdes) Lata-lata bersama tokoh masyarakat Desa Lata-lata membantah seluruh isi pemberitaan yang dilansir oleh salah satu media lokal (faktamalut.com), yang isinya bahwa mantan wakil badan permusyawaratan desa (BPD) Lata-lata dan stafnya memberikan keterangan palsu yang mengatasnamakan warga Lata-lata.

 

"Kami atas nama pemerintah desa dan tokoh masyarakat desa Lata-lata mengkritik keras soal berita yang dilansir oleh media masa faktamalut.com, pada tanggal 2 Juli 2021, yang isinya bahwa mantan wakil BPD non aktif Dolfi Jumati dan anggota BPD non aktif Uta Jumati yang telah memberikan pernyataan soal 'Tolak Kareteker Kades Lata-lata, Warga Minta Kembalikan Abdul Malik Gama'. Hal itu tidak benar, karena pernyataan itu sudah di seting oleh mantan kades Abdul Malik Gama," kata Kaur Pemerintahan Desa Lata-lata Demianus Elias di Halsel, Sabtu (03/07/2021).

 

Demiyanus menegaskan bahwa masyarakat dan pemerintah desa hingga saat ini masih berkomunikasi dengan baik termasuk persiapan pembangunan didesanya yang berjalan aman dan lancar. Jadi kata dia tidak ada gerakan gelombang protes karateker kades yang baru, itu hanya segelintir orang yang sengaja mengacaukan setuasi didalam desa saja.

 

"Kalau fakta sesungguhnya tidak seperti yang diberitakan oleh media masa. Yang ada itu, beberapa orang saja, mereka secara sembunyi- sembunyi buat poster yang bertuliskan tidak jelas isinya. Dorang bafoto di depan kantor desa baru mangada di kobong-kabong, baru bilang dorang demo tuh, foya bahaya. Warga bilang dorang ada taru pengeras suara, kase foya-foya demo dorang bisa ambe gambar la kirim pe mantan kades Abdul Malik Gama. Yang jelas aksi itu tidak ada ijin dari kami, mereka buru-buru kabur agar aksinya tidak ketahuan," tegas Demianus.

 

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat desa Lata-lata Aminudin Faici mengaku sangat menyayangkan sikap warganya yang pro Malik Gama yang sengaja mengacaukan setuasi di dalam desa. Bagi dia apapun gerakannya, tidak akan merubah Abdul Malik Gama kembali pimpin desanya. Karena dukungan masyarakat saat ini soal pembangunan kedepan, bukan lagi soal ribut jabatan kades yang pada akhirnya menguntungkan sekelompok orang saja.

 

"Kami atas nama masayarakat desa Lata-lata, pemerintah desa yang baru, tokoh agama, tokoh adat dan pemuda desa Lata-lata menyampaikan bahwa siap mendukung kebijakan pemerintah kabupaten, yang telah memberhentikan secara terhormat kades yang lama Abdul Malik Gama. Keputusan bupati Halsel adalah keputusan yang sangat bijaksana dan tepat. Pemerintahan desa sampai sekarang Alhamdulillah berjalan aman-aman saja, karena sebagian besar masyarakat desa Lata-lata baik yang muslim maupun keluarga dari nasrani semua akur-akur saja. Tujuan kami adalah untuk membangun desa Lata-lata dari keterpurukan masa lalu dari catatan-catatan kertas yang hitam," ujarnya. 


Dalam kesempatan itu, Aminudin menginginkan agar kedepan nanti pihaknya mau memajukan desa Lata-lata dengan mempersatukan masyarakat yang pro Abdul Malik Gama dan masyarakat yang ingin membangun desa melalui dana desa itu.

 

"Kami sebagai warga masyarakat mempunyai niat yang baik dan tekad yang kuat untuk mempersatukan masyarakat yang pro dan kontra untuk membangun Desa Lata-lata. Soal masa lalu biarlah berlalu tidak ada dendam dan iri hati, karena tujuannya adalah ingin kase maju torang pe desa, bukan kase bakalai torang pe warga," tuturnya.

 

Sementara itu dihubungi secara terpisah mantan Plt Kades Lata-lata Etus Maici juga ikut memberikan keterangan. Dia tidak mau memberikan pernyataan yang menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat. Dia hanya mau menanggapi soal keputusan bupati yang mengangkat pejabat baru yang menduduki jabatan kepala desa Lata-lata saat ini. Bagi dia, keputusan bupati Halsel soal pengangkatan itu sudah sesuai prosedur dan sudah memenuhi harapan masyarakat.

 

"Saya atas nama pribadi dan atas nama warga Lata-lata mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya pada bapak Bupati Halsel yang telah mengangkat pejabat baru untuk menggantikan pejabat lama. Intinya saya mendukung penuh pada keputusan bupati dan saya siap membantu proses pembangunan didalam desa Lata-lata. Sekali lagi saya minta maaf pada seluruh warga saya yang selama ini pelayanannya kurang baik pada kalian semua, tetapi kedepan nanti saya siap membantu memajukan desa saya itu melalui dunia pendidikan yang saya geluti selama ini," paparnya.

 

ALDY M