Rabu, 20 Oktober 2021 | 04:34:25 WIB

Patah Kemudi KM Simba 1, Aktivis Sanana Maman Umasugi Minta Kemenhub RI Copot Kepala KSOP Dan KPLP Sanana

Sabtu, 11 September 2021 | 21:58 WIB
  • Aktivis Pemerhati Pelayaran Sanana Maman Umasugi

LINDO KEPSUL - Terkait Patahnya Kemudi Yang di Alami Kapal Motor (KM) Simba 1 ditengah Lautan Pada Hari Selasa Dan Rabu (7-8/09/2021). Aktivis Sula Maman Umasugi ini Dalam Rilisnya, Sabtu (11/09/2021) Meminta Kepada Kementrian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub- RI) Untuk Mencopot Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuha (KSOP) dan Kepala Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara.

Pasalnya, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuha (KSOP) dan Kepala Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Sanana tidak becus menjalankan tugas dan fungsi secara profesional Yang mengakibatkan Patahnya kemudi KM.Simba 1 Ditengah Laut.

Ungkapnya, Kejadian yang di alami KM. Simba 1 beberapa Hari Lalu bukanlah peristiwa Biasa, Tapi Peristiwa yang Mengingatkan tentang terbakarnya KM. Karya Indah di perairan dekat Lifmatola beberapa bulan Lalu. Lanjut Maman, Insiden demi insiden ini Menurutnya ada human error yang berakibat pada hilangnya nyawa orang. 

Dia juga bilang, Ada kausalitas antara Patahnya Kemudi KM. Simba 1 dengan abainya otoritas pelabuhan serta KPLP Sanana dianggap Lalai Dalam pengawasan Keberangkatan Kapal KM.Simba I Tersebut.

"Padahal Pada tanggal 7-8 September data realtime prakiraan cuaca laut dari BMKG haruslah menjadi instrumen untuk mengambil kebijakan terhadap larangan pelayaran, tetapi lagi-lagi, otoritas pelabuhan dan KPLP abaikan Sehingga Tumpangan kapal menjadi Korban," kesal Aktivis Pemerhati Pelayaran Sanana Itu.

Sambungnya, Dengan peristiwa patah kemudi Kapal, mengakibatkan kapal terombang di Lautan dan pada akhirnya Sangat menyulitkan proses penyelamatan dan evakuasi para penumpang.

Selain itu, Pihaknya bersama Rekan- Rekan lainnya akan menyurat secara resmi kepada Dirjen Hubla Kemenhub agar Kepala KSOP Sanana dan KPLP di cobot karena tak becus kinerjanya. 

"Kami juga akan meminta perusahan pelayaran agar seluruh kapal yang rutenya sampai dengan Kepulauan Sula di periksa kondisinya, tidak boleh perusahan pelayaran main-main soal ini. Sebab pengguna jasa (penumpang akan sangat di rugikan)," Tutur Tegasnya.

 

(Asdar.S)