Minggu, 17 Oktober 2021 | 06:31:09 WIB

Kasat Reskrim, Karena Abaikan Panggilan Polisi, Penyidik Jemput Paksa Tersangka Dugaan Pemalsuan Dokumen Aset GMIH

Kamis, 16 September 2021 | 23:31 WIB
  • Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara Iptu Elvin Septian Akbar

LINDO HALUT - Penyidik Reskrim Polres Halmahera Utara telah lakukan penjemputan paksa terhadap salah satu tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Aset GMIH.
             Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Halut IPTU Elvin Septian Akbar katakan,ia benar anggota penyidik kami telah lakukan penjemputan paksa terhadap Zeth Hohakay salah satu tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen aset GMIH, ia kami lakukan penjemputan paksa Rabu kemarin 15 Sept 2021 sekitar pukul 12.05 wit," jelasnya.
              Kata Kasat, kami lakukan penjemputan ZH di kediamannya belakang Alfa Midi di Desa WKO Kecamatan Tobelo Tengah Kabupaten Halmahera Utara," jelas Kasat kepada awak media, Kamis (16/9/2021). 
             Lanjut ia, penjemputan paksa terhadap Zeth Hohakay dengan alasan bahwa sudah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan Polisi dengan alasan sakit, sehingga pemeriksaan tertunda, " ucapnya. 
            Menurut Kasat Reskrim, kalau benar tersangka ZH benar benar sakit, maka akan langsung dilakukan pemeriksaan oleh dokter dari Polda Malut dan dokter Halut, dan dari hasil pemeriksaan Kesehatan ternyata ZH dalam keadaan sehat sehingga penyidik langsung lakukan pemeriksaan terhadap tersangka ZH," terangnya.
              Lanjut Kasat Reskrim bahwa dengan pemeriksaan tersangka ZH, maka berkas perkara dugaan pemalsuan dokumen aset GMIH akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Halut, tahap satu berkasnya segera kita serahkan ke Jaksa," ungkap Kasat.   ( Jef )